Berita

Responsif Musibah, NIVEA Tangani Trauma Untuk Ibu Serta Anak Di Lombok

Responsif Musibah, NIVEA Tangani Trauma Untuk Ibu Serta Anak Di Lombok

Jadi bentuk loyalitas untuk menolong mengurangi beban mental serta psikososial beberapa ibu serta anak yang terpengaruh gempa bumi di Lombok, NIVEA berinisiatif menggagas program suport kesehatan mental serta psikososial buat ibu serta anak di Lombok. NIVEA lihat profil ibu mempunyai peranan sentra dalam keluarga, hingga lewat program ini NIVEA menolong pemerintah wujudkan program Indonesia Kuat Musibah.

Di NIVEA, kami mengerti jika ibu ialah wanita mengagumkan yang akan lakukan apapun dalam kekuatannya untuk menjaga keluarga. Karena itu, ibu jadi konsentrasi perhatian dalam program NIVEA Sentuhan Ibu yang bekerja bersama dengan beberapa pemangku kebutuhan, baik itu akademisi, pemerintah, piranti desa, serta lembaga yang lain. Therapy berpasangan di antara ibu serta anak dikerjakan buat tingkatkan bonding serta empati sebagai salah satunya unsur sukses dari program ini, yang dapat dibuktikan bisa meminimalkan tanda-tanda kekhawatiran serta stress, yang pada umumnya dapat tingkatkan kesehatan mental beberapa ibu serta anak yang terpengaruh musibah,” tutur, Marketing Manajer Nivea Skin Care Diana Riaya.

Diikuti oleh 168 ibu serta anak, program ini tunjukkan hasil positif pada pergantian kesehatan mental beberapa ibu serta anak yang terpengaruh musibah gempa bumi pada tahun 2018 kemarin. Hasil interferensi tunjukkan beberapa ibu jadi lebih menghormati jalinan di antara ibu serta anak lewat komunikasi serta sentuhan. Diluar itu ada penurunan tingkat kekhawatiran serta stress yang dibuktikan lewat mood sheet (quesioner untuk mengukur situasi hati) yang diisi oleh beberapa ibu sebelum dan setelah interferensi.

Ada juga penambahan pada segi bonding di antara ibu serta anak. Pada umumnya, lebih dari 85% penerima program merasakan lebih baik sesudah ikuti program NIVEA Sentuhan Ibu. Program ini memakai cara yang direncanakan spesial yang dilandasi oleh kemampuan sentuhan ibu lewat therapy/interferensi kesehatan mental serta psikososial, yakni Mindfulness Terapi serta Play Terapi. Berdasar laporan yang dikatakan oleh OHCC Udayana, hasil penilaian awal tunjukkan ada 168 ibu yang alami stres, kekhawatiran serta depresi tingkat mudah sampai tinggi, dan 109 anak yang rasakan kekhawatiran pascagempa.

Dengan hasil analisis psikologis serta analisis lapangan itu, mereka terdiri jadi dua barisan interferensi, yakni barisan sasaran yang terbagi dalam 128 pasang ibu serta anak, dan barisan suportif yang terbagi dalam 35 pasang ibu serta anak. Ke-2 barisan ini sudah terima interferensi therapy sesuai dengan keperluan semasing. “OHCC Udayana memberi animo yang tinggi pada program kerja sama ini jadi bentuk dari dedikasi kampus pada warga seperti terhitung dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sepanjang program interferensi ini berjalan, kami menyertakan beberapa lembaga di Nusa Tenggara Barat, salah satunya RSJ Mutiara Sukma, Kantor Dinas Service Sosial Mataram, UIN Mataram, sampai kader serta organisasi pemuda ditempat. Program ini tunjukkan pergantian positif kesehatan mental beberapa ibu serta anak yang terpengaruh musibah. Tidak itu saja, program ini bisa dipakai untuk meningkatkan ilmu dan pengetahuan fundamen kebencanaan yang bisa jadi analisis serta evaluasi buat civitas akademik,” papar Dr. Ni Nyoman Sri Budayanti, Sp.MK(K), Ketua One Health Collaborating Center Udayana.

Baca juga : Uji Coba Skema 2-1, Tidak Semua Jalan Ke Pucuk Dapat 3 Lajur

Di kesempatan itu, Meida Octarina, MCN dari Kementerian Koordinator Bagian Pembangunan Manusia serta Kebudayaan RImengatakan Program Sentuhan Ibu ide NIVEA bisa jadikan referensi. “Pekerjaan rehabilitasi kesehatan mental serta psikososial pascabencana jadi bentuk gotong royong dalam hadapi musibah. Kami merasakan suka serta mengucapkan terima kasih atas ide NIVEA Sentuhan Ibu serta OHCC Kampus Udayana yang sudah memberi dukungan program pemerintah ini. Untuk ke depan, Program NIVEA Sentuhan Ibu-Dukungan Kesehatan Mental serta Psikososial buat Ibu serta Anak ini bisa jadikan referensi dalam penerapan Babak Rehabilitasi Musibah yang menyatukan kemampuan Akademisi, Business/swasta serta Government/pemerintah (ABG)” kata Meida.

Di kesempatan yang sama, Diana Raya mengharap supaya program ini terus diteruskan serta memberikan faedah berkepanjangan. “Jadi lanjutan dari program ini, NIVEA terus memberi dukungan supaya pengetahuan yang telah diberi terus diteruskan oleh beberapa peserta program dengan di dukung oleh beberapa pihak/lembaga berkaitan di Lombok, hingga program ini bisa memberi hasil yang berguna pada beberapa peserta dengan berkepanjangan,” katanya.

NIVEA Sentuhan Ibu ialah ide lokal untuk program CSR NIVEA di Indonesia, yang disebut sisi dari kampanye global NIVEA “Cares for Family”. Program ini mempunyai tujuan untuk memberi dukungan serta menghargai peranan ibu jadi tokoh penjaga keluarga. NIVEA membidik ibu-ibu kurang dapat yang mempunyai anak berkebutuhan spesial. Dalam program ini, beberapa ibu akan memperoleh training ketrampilan serta pengetahuan pengasuhan agar memberi suport perawatan paling baik buat beberapa anak serta keluarga.

Sesudah program selesai, NIVEA memberi mereka peluang untuk ikuti training “pelatihan for Trainers” jadi Duta NIVEA Sentuhan Ibu. Ide NIVEA Sentuhan Ibu diawali semenjak tahun 2016-2017 di Sekolah Luar Biasa (SLB) di Bandung, yakni SLBN 1 Bandung (spesial buat anak dengan disabilitas pandangan). Pada tahun 2017-2018 ide ini bersambung ke SLBN Yogyakarta, spesial buat anak berkebutuhan spesial.

Tahun ini, NIVEA memperluas jangkauan program untuk membantu keluarga yang terpengaruh Gempa Bumi Lombok, khususnya dengan menolong beberapa ibu yang mempunyai beban besar untuk jaga keluarga supaya bisa sembuh dari trauma serta meneruskan hidupnya. Program NIVEA Sentuhan Ibu serta One Health Collaborating Center (OHCC) Udayana ini mendapatkan suport penuh oleh Kementerian Koordinator Bagian Pembangunan Manusia serta Kebudayaan RI.

Comment here